*** Om Swastyastu.Selamat Datang di Website Lembaga Pendidikan Pasraman Ganesha Brahmachari.Om Santih Santih Santih Om***

Páginas

Kisah Legenda Abhimanyu Putra Krishna

Abimanyu adalah putra Arjuna yang lahir dari Subadra, istri keduanya. Dia adalah seorang pejuang dan pemimpin besar, yang memperoleh pengetahuan yang paling rahasia tentang strategi perang dari ayahnya;Arjuna dan Pamannya.

formasi perang Mahabharata

Abimanyu lahir untuk suatu tujuan dan memainkan peran penting dalam perang Mahabharata, meskipun ia hidup hanya waktu yang singkat.

Ketika masih dalam kandungan, dia mendengar percakapan antara ibu dan Balarama kakak Krishna tentang formasi perang yang paling dasyat dikenal sebagai Chakravyuha. Sayangnya ia tidak bisa mendengarkan bagian terakhir agar berhasil menembus formasi itu.

Pada hari ke-13 dari perang Mahabharata, Korawa memutuskan untuk mengurung Pandawa dengan formasi Chakravyuha. Hanya Arjuna yang mengetahui tentang cara menembus Chakravyuha, tetapi karena ia sibuk, Abimanyu datang untuk menyelamatkan Pandawa dan memasuki formasi perang sendirian, meskipun ia hanya tahu bagaimana masuk ke dalamnya.

Begitu besar keberaniannya pada hari itu, sampai-sampai prajurit terkemuka seperti Dronacharya, Duryodhana dan Dussasana di sisi Kurawa tidak dapat mengatasinya. Akhirnya mereka mengepungnya dari semua sisi dan kemudian mereka melepaskan anak panahnya ke badan Abimanyu dan membunuhnya dengan cara yang paling mengerikan.

Abimanyu wafat

Marah dengan cara yang tidak adil, hari berikutnya Arjuna membalas kematian putranya dengan menebar ancaman pada tentara Kurawa dan membunuh ribuan prajurit musuh.

Dalam banyak hal kematian Abimanyu merupakan titik balik dalam perang Mahabharata. Ini mengubah pola pikir para Pandawa dan tidak adanya kesempatan berdamai.

Sejak saat itu yang paling penting adalah bagaimana untuk menghancurkan satu sama lain dan meraih kemenangan sehingga membuat para Pandawa mengabaikan semua norma atau kepatutan dan terlibat dalam pembunuhan secara tidak adil kepada Bisma, Dronacharya, Karna, Asvaththama dan bahkan Duryodana.

Pada akhir perang Mahabharata, anak Abimanyu yang bernama Parikesit adalah satu-satunya yang selamat  dan akhirnya Yudhishtira berhasil menduduki tahta Hasthinapura.

Dalam kisah Mahabharata, Abimanyu memberi contoh banyak kebajikan, seperti keberanian, kebenaran, tidak mementingkan diri sendiri, menghormati orang tua dan cinta keluarga.

Umat sedharma semoga tulisan ini bisa menambah pengetahuan kita. Untuk saling sharing, kami persilahkan singgah di Forum Web ini. Swaha.

0 komentar:

Post a Comment