Jambore Pasraman Tingkat Nasional III Guna Menanamkan Nilai-Nilai Agama Sejak Dini

Sebuah Kegiatan bertaraf Nasional dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu; "Jambore Pasraman Tingkat Nasional III Tahun 2014". Kegiatan ini merupakan ketiga kalinya yang sebelumnya dilaksanakan di Jakarta.

Jambore Pasraman tingkat nasional yang dihelat menjadi salah satu cara yang ditempuh oleh Kementerian Agama untuk mewujudkan generasi Hindu yang berkualitas. Tidak hanya dari sisi pengetahuan saja, tetapi juga dari sisi moralitas dan akhlak remaja Hindu.

Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Bimas Hindu Kemenag RI Prof. Dr. IBG Yudha Triguna saat jumpa pers dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik lokal dan nasional di Hotel Lor Inn Solo, Selasa (14/10).
“Jambore Pasraman berfungsi mempersiapkan anak-anak memahami ajaran agamanya dengan harapan nilai-nilai tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bapak IBG Yudha Triguna.

Dilanjutkannya, penanaman nilai-nilai agama sejak dini akan berpengaruh besar terhadap perkembangan generasi muda. Pasraman sebagai salah satu lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan ajaran agama Hindu dipandang perlu diperkuat posisinya.

Di sisi lain, Bapak Yudha Triguna mengakui masih diperlukan berbagai macam regulasi agar Pasraman mampu menjadi lembaga pendidikan yang eksis dalam mengajarkan agama Hindu sehingga anak-anak menjadi meningkat keyakinan dan moralnya.

“Berdasarkan evaluasi kami, Pasraman sangat penting keberadaannya untuk mendidik anak-anak Hindu. Namun diperlukan beberapa regulasi lain sebagai payung hukum agar peranan Pasraman mendapatkan porsi yang tepat dan ideal,” katanya.

Kegiatan ini dibuka oleh Menteri Agama RI, Bapak Lukman Hakim Saifuddin. Dalam sambutannya ketika membuka Jambore Pasraman III tahun 2014 di hotel Lor IN Solo Surakarta, Menteri Agama mengatakan bahwa keinginan untuk hadir untuk membuka acara Jambore Pasraman III akibat upaya Dirjen Hindu yang terus meyakinkan beliau bahwa seluruh acara akan di isi oleh anak-anak Hindu. Ternyata memang benar rangkaian acara pembukaan diisi oleh anak-anak Hindu. Selanjutnya menteri Agama mengapresiasi kegiatan dua tahunan ini dan meminta terus untuk di tingkatkan agar generasi muda lebih berkualitas di masa yang akan datang. Acara pembukaan di tandai dengan pemukulan Gong dan penyerahan piala bergilir. 

Dalam event ini, Provinsi Jawa Barat juga turut mengirim 15 anak yang berasal dari berbagai Pasraman di Jawa Barat untuk mengikuti cabang yang diperlombakan antara lain : Lomba Tri Sandhya (Mulya Sanja & Ketut Vidjnabadra), Lomba Kramaning Sembah (Putu Ellisa &Meitri Cahyani), Lomba Pelafalan Doa (Gusti Ayu Dharma Yunita), Lomba Yoga Asanas Putra (Komang Ardi, I Nyoman Adhi & Wiradika Mahayasa) dan Yoga Putri (Ni Nyoman Ari S, Githa Sushanti & Ni Putu Rahyuni M), Lomba Puisi Keagamaan (Kadek Putra Artawan) dan Lomba Lagu Kreasi Keagamaan Hindu (Sevita Sathya Wistara). (Paryanto, S.Ag)

Berikut beberapa Dokumen yang kami peroleh :





Download Gratis Lagu Rohani Hindu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar