GURU PASRAMAN SE- BOGOR RAYA MENGIKUTI KEGIATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

 Bogor (12/06/2022) - Bertempat di Pura Raditya Dharma Cibinong, Guru dan Pengurus Pasraman se-Bogor Raya mengikuti kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka. Pada kesempatan itu hadir pula kepala kantor kementerian agama kab. Bogor yang diwakili oleh Penyuluh Agama Hindu; I Nengah S Arta. Beliau menyampaikan bahwa " Dengan adanya kurikulum yang baru ini maka Pasraman harus lebih menekankan pada praktek langsung dilapangan. Para Pendidik harus mengarahkan anak didiknya untuk menerapkan ajaran-ajaran Hindu di masyarakat. Selain itu dengan adanya kurikulum merdeka, Pendidik harus mengembangkan kemampuannya dalam mengajar di Pasraman" 


Dikesempatan ini hadir 2 narasumber yang kompeten dalam bidang kurikulum, Bapak I Komang Susilo dan Bapak Dwijo. Beliau menyampaikan bahwa :

" Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Arti Merdeka bukan berarti bebas tanpa batasan, namun bebas berkrativitas. Dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik "

Di dalam kurikulum ini terdapat projek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Dimana dikembangkan berdasarkan tema tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah. Projek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu, sehingga tidak terikat pada konten mata pelajaran.

Narasumber menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka ini mencakup dimensi  : 
1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
Akhlak beragama, Akhlak pribadi, Akhlak kepada manusia, Akhlak kepada alam dan Akhlak bernegara
2. Berkebinekaan Global
Mengenal dan menghargai budaya, Kemampuan komunikasi interkulturan dalam berinteraksi dengan sesama, Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinekaan.
3. Gotong royong
Kolaborasi, Kepedulian, berbagi Kreatif Menghasilkan gagasan yang orisinal, menghasilkan karya dan tindakan orisinal.
4. Bernalar Kritis
Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, Menganalisis dan mengevaluasi penalaran, Merefleksi pemikiran dan proses berpikir, Mengambil keputusan.
5. Mandiri
Kesadaran akan diri dan situasi yang dihadapi, Regulasi diri

Kegiatan ini diakhiri dengan pemilihan ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten Bogor. I Made Puspe terpilih menjadi Ketua KKG Kabupaten Bogor, sedangkan Suripto terpilih menjadi ketua MGPM Kabupaten Bogor. Semoga dengan terbentuknya KKG dan MGMP mampu terjalin simakrama antar Guru di Kab. Bogor dan untuk kemajuan Pasraman. (red)



1 komentar:

  1. Mantab, teruslah berkarya untuk kemajuan pendidikan agama Hindu khususnya di wilayah Bogor Raya dan Indonesia umumnya.

    BalasHapus