*** Om Swastyastu.Selamat Datang di Website Lembaga Pendidikan Pasraman Ganesha Brahmachari.Om Santih Santih Santih Om***

Páginas

Kisah Maha Rsi : Bharadwaja

BharadwajaBharadwaja adalah salah satu orang bijak yang agung (Rsi). Dia adalah di antara tujuh orang bijak (Resi) yang bertanggung jawab untuk menyebarkan ajaran Veda. Bharadwaja adalah seorang pria yang tercerahkan yang mendapatkan anugerah yang luar biasa dan kekuatan meditasi.

Bharadwaja adalah ayah dari Dronacharya dan kakek dari Aswatama, yang merupakan salah satu di antara Sapta Rsi penerima Wahyu Veda.

Hal ini diyakini bahwa Marudwaja Deva menemukan Bayi Bharadwaja dan mengasuhnya.  Dia juga anak angkat Raja Bharata dan bisa menjadi penguasa seluruh kerajaan tapi dia tidak punya niat untuk menjadi seorang raja. Bharadwaja Muda tidak puas untuk belajar. Ia menghabiskan seluruh waktunya untuk memahami Veda. Marudwaja dewa mengajarinya tentang Weda tetapi Bharadwaja bersikeras untuk mempelajari lebih lanjut dan untuk melakukannya ia diminta untuk merenungkan Indra.

Bharadwaja melakukan Upawasa ketat selama bertahun-tahun, yang mengakibatkan melemah tubuhnya. Akhirnya ia menjadi sangat lemah sehingga dia hampir tidak bisa duduk. Dewa Maruta iba kepadanya. Akhirnya Bharadwaja sujud ketika Dewa Indra muncul. Bharadwaja dipenuhi dengan sukacita. Indra bertanya apa yang akan ia lakukan jika ia diberi kehidupan yang lebih panjang? Bharadwaja menjawab bahwa ia kembali akan melakukan meditasi dan mempelajari lebih lanjut tentang Weda. Indra berkata Kepada Bharadwaja, bahwa sekarang ini adalah kehidupan ketiga dan ia menghabiskan dua kehidupan terakhirnya dalam memahami Veda. Dewa Indra kemudian menciptakan tiga gunung dan mengambil tiga genggam tanah dari pegunungan. Dia berkata kepada Bharadwaja bahwa tiga Weda ibarat seperti tiga gunung dan apa yang Bharadwaja pelajari adalah sama dengan tiga genggam tanah tapi itu tidak berarti dia belajar sedikit. Bahkan ia telah memperoleh pengetahuan lebih dari para dewa. Pengetahuan Veda tak berujung dan memperoleh pengetahuan yang penting namun meluas adalah sama-sama penting.

Dewa Indra kemudian menyarankan Bharadwaja untuk berdoa kepada Dewa Shiva sehingga ia bisa melakukan yajna, yang setara dengan menguasai Weda. Ketika Bharadwaja mendekati Kailasha, tempat tinggal Dewa Siwa, Beliau sedng menari dengan Dewi Parwati. Bharadwaja harus menunggu selama beberapa hari hingga ia kelelahan dan pingsan. Shiva dan Parvati melihat hal itu dan segera menyadarkannya.

Kemudian seterusnya Bharadwaja memutuskan untuk menyebarkan pengetahuan Veda kepada orang-orang dan mencoba untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan, penyakit dan peperangan. Ia melakukan perjalanan jauh dan banyak raja bersama dengan orang biasa menjadi murid-muridnya. Abhayabharati dan Divodasa adalah yang paling terkenal di antara raja-raja yang menjadi pengikut Bharadwaja. Dia membantu raja-raja yang sesuai dengan Dharma. Rhsi Bharadwaja membantu menciptakan perdamaian dan kemakmuran. 

Bharadwaja menikahi Susheela dan memiliki seorang putra bernama Garga, yang juga pandai tentang pengetahuan Veda dan Upanishad. Dikatakan bahwa ketika Bharadwaja wafat, para dewa di langit menghujani bunga. Indra datang dengan kereta ilahi untuk mengantar ke surga. Keturunan Bharadwaja `s memimpin kehidupan Dharma, memberitakan Veda kepada dunia , mengajarkan seni perang untuk murid dan juga mengajarkan mereka seni administrasi dan gaya hidup.

Bharadwaja juga berjasa menyelamatkan bangsanya dari penyiksaan Raksasa Vaarasikha. Iblis yang memiliki ratusan anak, yang semuanya jahat dan serakah. Raja Divodasa melawan mereka ketika mereka memasuki kerajaan Avayavarti. Tentara setan masuk disela upacara keagamaan, tempat tinggal dihancurkan, menjarah barang. Tentara Divodasa dibantu tentara Avayavarti tapi mereka kalah dalam pertempuran. Mereka mencari perlindungan di pertapaan Rhsi Bharadwaja. Tapi Rishi, yang tidak pernah marah, menolak  untuk memberi mereka tempat berlindung. Dia meminta sang raja untuk tidak bertindak seperti pengecut tetapi harus berani untuk memenangkan pertempuran sehingga negara mereka bisa diselamatkan. Ia juga meminta mereka untuk mengorbankan tubuh mereka jika diperlukan. Bharadwaja kemudian melakukan "Yajna" dan meminta bantuan dari para dewa. Seluruh bangsanya akhirnya memenangkan pertempuran dan mereka dapat diselamatkan.

Terjemahan dari sumber : http://reference.indianetzone.com/ 

1 komentar: